Bogor – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor menggelar konsolidasi dan silaturahmi bersama orang tua atlet menjelang keberangkatan 18 atlet ke ajang NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia. Kejuaraan internasional tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ketua IKASI Kota Bogor, Subhan, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada atlet sekaligus meminta dukungan dan doa restu dari para orang tua.
“Hari ini kita melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan para orang tua atlet untuk memberikan motivasi, semangat, dan tentunya meminta izin serta doa restu. Karena doa orang tua adalah modal utama kesuksesan seorang atlet,” kata Subhan, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, kontingen Kota Bogor akan berangkat ke Malaysia pada 25 Juni 2026 dengan membawa 18 atlet dan tiga pelatih. Mereka akan mengikuti sejumlah nomor pertandingan dalam ajang yang diikuti peserta dari berbagai negara Asia Tenggara tersebut.
“Target kami dari kejuaraan di Malaysia ini bisa meraih tiga medali emas. Mudah-mudahan atlet-atlet Kota Bogor bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Menurut Subhan, keikutsertaan dalam turnamen internasional tersebut bukan satu-satunya agenda uji coba yang akan dijalani atlet anggar Kota Bogor. Setelah Malaysia, para atlet juga dijadwalkan mengikuti sejumlah kejuaraan di Mojokerto, Bandung, hingga ajang Popda yang rencananya digelar di Karawang dan Bekasi.
“Dalam persiapan menuju Porprov, hampir setiap bulan kami akan mengikuti kejuaraan. Tujuannya agar jam terbang atlet semakin tinggi dan mental bertanding semakin kuat,” ucapnya.
Subhan optimistis target empat medali emas yang diberikan KONI Kota Bogor pada Porprov 2026 bisa terlampaui. Bahkan, pihaknya memasang target tujuh medali emas.
“Saya optimistis bisa lebih dari target KONI. Kalau atlet mampu meraih tujuh emas di Porprov nanti, saya siap memberikan hadiah dari dana pribadi berupa perjalanan ke Singapura selama tiga hari dua malam untuk atlet dan pelatih yang berprestasi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, menyebut keberangkatan atlet ke Malaysia merupakan bagian dari program try out yang disiapkan untuk memaksimalkan prestasi anggar Kota Bogor di Porprov 2026.
“Ini adalah rangkaian persiapan agar raihan prestasi IKASI Kota Bogor di Porprov bisa lebih maksimal. Target resmi memang empat medali emas, tetapi saya yakin dengan potensi yang dimiliki dan pembinaan yang dilakukan, target itu bisa terlampaui,” kata Dedy.
Ia meminta seluruh atlet menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan mental selama mengikuti kejuaraan internasional tersebut. Menurutnya, persiapan kontingen Kota Bogor untuk Porprov 2026 secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 90 persen.
“Kesiapan atlet, pelatih, hingga sarana dan prasarana sudah sangat matang. Untuk venue Porprov juga sebagian besar sudah siap digunakan,” ujarnya.
Dedy menjelaskan, cabang olahraga anggar nantinya akan dipertandingkan di kawasan Green Forest, yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan Porprov 2026 di Kota Bogor.
Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari para orang tua atlet. Salah satunya Hendra Saputra, orang tua atlet anggar kategori epee, yang mengaku terus memberikan motivasi kepada anaknya agar mampu menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan.
“Kami selalu mengingatkan agar tetap semangat berlatih dan jangan melupakan pelajaran sekolah. Motivasi dari orang tua harus terus diberikan agar mereka bisa tampil maksimal di setiap kejuaraan,” kata Hendra.
Ia mengungkapkan anaknya telah menekuni olahraga anggar selama dua tahun dan baru-baru ini berhasil meraih juara pertama kategori epee putri usia 17 tahun pada ajang West Java.
“Alhamdulillah bisa juara. Itu hasil kerja keras atlet dan para pelatih yang terus membimbing mereka,” pungkasnya.





