Bogor – Turnamen sepak bola kelompok umur U-16 Fauzi Cup V 2026 resmi berakhir di Taman Lapangan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (6/9/2026). Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit muda sepak bola di Kota Bogor.
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, yang turut hadir dalam penutupan Fauzi Cup V 2026, mengatakan turnamen tersebut memperlihatkan banyak potensi pemain muda yang masih dapat dikembangkan.
Menurutnya, pembinaan tidak cukup berhenti pada level kecamatan. Para pemain yang memiliki kemampuan dan prestasi diharapkan dapat berkembang hingga mewakili Kota Bogor di tingkat provinsi.
“Melihat memang banyak potensi-potensi yang bisa dikembangkan. Nantinya yang benar-benar dari mereka ini bisa ada juga tidak hanya berprestasi di Kecamatan Bogor Selatan, tetapi juga nanti berkembang ke tingkat Kota Bogor dan juga di provinsi,” kata Dadang.
Ia mengatakan pembinaan melalui kompetisi olahraga juga menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap generasi muda. Anak-anak tidak hanya didorong berprestasi dalam pendidikan formal, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan bakat di bidang olahraga.
“Kita pun akan melihat kalau memang ada bibit-bibit unggul yang bagus, kita akan tarik untuk menjadi pemain utama,” ujarnya.
Dadang juga menyebut akan ada kompetisi lain yang bergulir tahun depan sebagai bagian dari pembinaan pesepak bola muda, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat Kota Bogor dan berlanjut ke tingkat nasional.
“Ini salah satunya sebagai bentuk pembinaan ke mereka. Kita juga akan melihat kalau memang ada bibit-bibit unggul yang bagus,” katanya.
Sarana Lapangan Perlu Ditingkatkan
Meski mengapresiasi jalannya pertandingan yang dinilai fair dan sportif, Dadang menilai masih ada aspek sarana yang perlu ditingkatkan.
Salah satunya kondisi lapangan. Menurutnya, kualitas permainan akan lebih maksimal jika permukaan lapangan memiliki rumput yang lebih baik dan merata.
“Kalau saya lihat sudah, pemain tadi sudah cukup baik menjaga sportivitas di antara mereka. Pertandingan juga berjalan fair,” jelasnya.
“Kalau sarana memang kita lihat belum maksimal. Rumputnya harusnya memang akan lebih baik lagi kalau misalnya rumputnya full satu lapangan sehingga permainannya bisa lebih baik,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, penanggung Jawab sekaligus Pembina Fauzi Cup V 2026, H. TB Muhtar, mengatakan turnamen tersebut digelar sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi pesepak bola muda sejak usia dini.
“Targetnya ya buat kemajuan sepak bola aja. Mengembangkan bibit-bibit muda dari masa kini, maka kita bina dari U-12, sekarang sudah U-16,” kata Muhtar.
Ia menyebut perkembangan peserta Fauzi Cup menunjukkan hasil positif. Pada penyelenggaraan tahun ini, sejumlah tim yang sebelumnya belum mampu melangkah jauh berhasil menembus babak delapan besar hingga semifinal.
“Alhamdulillah kemajuan pesat, yang tahun kemarin ketinggalan, tahun ini ikut delapan besar, ikut semifinal,” ujarnya.
Muhtar memastikan Fauzi Cup akan kembali digelar pada tahun depan. Bahkan, ia menyebut terdapat peluang pemain-pemain yang tampil menonjol di turnamen tersebut untuk direkrut dan mengikuti kompetisi yang lebih tinggi.
“Rencana tahun depan insyaallah kita akan gelar kembali,” katanya.
Selain trofi, para pemain dan tim berprestasi dalam Fauzi Cup V 2026 juga mendapatkan sejumlah penghargaan. Di antaranya sertifikat, piala, uang pembinaan, penghargaan top skor, serta pemain terbaik.
Muhtar pun berpesan kepada para pemain agar terus menjaga sportivitas selama bertanding. Ia meminta pemain tidak mudah terprovokasi oleh penonton maupun situasi di lapangan.
“Pemain tetap dijaga sportivitas, jangan terprovokasi oleh para penonton karena masa depan Anda ini untuk atlet-atlet Kota Bogor masih jauh ke depan. Insyaallah yang saya mau, kamu ini sukses maju di dunia sepak bola,” tuturnya.









