Muscab Pemuda Al-Irsyad Bogor Digelar, Wali Kota Dorong Pemuda Ikut Tata Kawasan Empang

Bogor – Musyawarah Cabang (Muscab) Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor digelar pada Sabtu (22/8/2026). Dalam agenda tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mendorong Pemuda Al-Irsyad ikut berkontribusi dalam penataan kawasan Empang.

Dedie mengatakan Al-Irsyad memiliki sejarah panjang di Kota Bogor. Organisasi tersebut telah berdiri lebih dari 112 tahun, jauh sebelum Indonesia merdeka 81 tahun lalu.

“Al-Irsyad ini kan sudah berdiri lebih dari 112 tahun. Artinya dengan pengalaman organisasi Al-Irsyad dan berlokasi di wilayah Empang, harapannya tentu Al-Irsyad ini dapat memberikan juga warna bagi Kota Bogor,” kata Dedie.

Menurut Dedie, peran Pemuda Al-Irsyad dibutuhkan seiring rencana Pemkot Bogor menata kawasan Empang, termasuk rencana penataan Alun-alun Empang dan wilayah sekitarnya.

Ia meminta pemuda ikut menjaga kondusivitas, kebersihan hingga mendukung berbagai program pembangunan pemerintah.

“Dimulai dari rencana penataan Alun-alun Empang dan sekitarnya melalui kontribusi nyata. Sama-sama kita jaga kondusivitas, yang kedua sama-sama kita jaga kebersihannya, dan yang ketiga tentu kita juga harus aktif dalam mendukung langkah-langkah pemerintah dalam melaksanakan pembangunan,” ujarnya.

Dedie juga mengapresiasi kepemimpinan Saleh Thalib yang telah memimpin Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor selama tiga tahun terakhir.

Ia berharap siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua baru dapat melanjutkan kolaborasi dengan Pemkot Bogor.

“Saya berharap banyak kepada Pemuda Al-Irsyad dan mudah-mudahan nanti direspons dengan baik. Siapa pun nanti yang terpilih tetap bisa melanjutkan kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah,” tutur Dedie.

Pemuda Al-Irsyad Punya Program Sosial

Ketua Yayasan Al-Irsyad Kota Bogor Amir Hakim Baweel mengatakan Muscab menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat program sosial Pemuda Al-Irsyad.

Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan dapat meningkatkan peran pemuda dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Target untuk pemuda mungkin melanjutkan estafet kepemimpinan yang sudah berlalu untuk lebih meningkatkan mutu tentang sosial, tentang keormasan. Mereka kan pemuda itu keormasan di Al-Irsyad dan bergerak di bidang sosial,” kata Amir.

Ia menyebut sejumlah program sosial yang dapat terus dikembangkan, seperti sunatan massal, bantuan untuk korban bencana dan kegiatan kemanusiaan lainnya.

Amir juga memastikan Al-Irsyad akan terus mendukung program Pemkot Bogor, termasuk rencana penataan Lapangan Empang.

“Semua program-program pemerintah yang sudah dicanangkan oleh Wali Kota Bogor kita terus mendukung karena kegiatannya cukup baik untuk kemasyarakatan,” ujarnya.

Menurut Amir, penataan Lapangan Empang menjadi hal yang disambut baik karena lokasi tersebut berada di depan masjid Al-Irsyad.

“Kita sangat bersyukur sebagai warga Al-Irsyad karena itu lapangan depannya masjid. Kalau ditata dengan baik insyaallah akan mencerminkan keislaman kita,” katanya.

Muscab Pemuda Al-Irsyad ke-18

Sementara itu, Ketua Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor Saleh Thalib mengatakan Muscab kali ini merupakan Muscab ke-18. Agenda utama kegiatan adalah memilih ketua baru sekaligus melakukan pergantian kepengurusan untuk periode 2026-2029.

“Untuk Muscab ini kurang lebih kita ini Muscab yang ke-18 di Kota Bogor untuk pemilihan ketua Pemuda berikutnya dan juga pergantian roda organisasi kita,” kata Saleh.

Dalam Muscab tersebut terdapat dua kandidat yang akan memperebutkan posisi ketua, yakni Amar Fassa Askar dan Milzam. Sementara jumlah pemilih diperkirakan lebih dari 100 orang yang telah terdaftar sebagai anggota Al-Irsyad.

Saleh mengatakan selama tiga tahun kepemimpinannya, Pemuda Al-Irsyad telah menjalankan sejumlah program sosial dengan menggandeng pemerintah.

Salah satunya kegiatan *ifthor shaimin* yang setiap tahun melibatkan ribuan anak yatim dan duafa. Pada 2024 dan 2025, kegiatan tersebut masing-masing menghadirkan sekitar 1.000 anak yatim dan duafa.

“Alhamdulillah di tahun 2026, di terakhir ini di kepengurusan kita, kita bisa kolaborasi sama pemerintah mengadakan agendanya di lapangan Balai Kota dengan menghadirkan sekitar 2.000 anak yatim dan duafa,” ungkapnya.

Selain itu, Pemuda Al-Irsyad juga rutin menyalurkan bantuan beras dan daging kurban kepada masyarakat sekitar Empang. Penyaluran tersebut disebut mencapai sekitar 3.000 bungkus setiap tahunnya.

Saleh berharap program-program positif tersebut dapat diteruskan oleh ketua terpilih.

“Hal-hal yang sudah baik kita lakukan itu wajib dilanjutkan atau mungkin bahkan ditingkatkan seperti tadi ifthor shaimin, kegiatan penyaluran beras dan daging kurban,” ujarnya.

Ia juga berharap kepengurusan baru dapat memperbaiki berbagai kekurangan selama tiga tahun terakhir.

“Harapannya hal-hal yang tiga tahun ke belakang belum terlaksana atau kekurangan-kekurangan di kepengurusan saya bisa diubah menjadi lebih baik,” pungkas Saleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *